Harus diakui, para praktisi kami di P-ID seringkali mengalami adanya imbalance power dalam sebuah kemitraan. Bahkan dapat dikatakan, imbalance dalam hal funding dan resources sudah merupakan hal yang lazim terjadi. Karena dalam sebuah kemitraan belum tentu semua mitra memiliki kemampuan finansial / aset yang sama. Namun imbalance yang cenderung kurang menguntungkan justru jika muncul dalam bentuk pemikiran dan pengambilan keputusan.

Bagaimana kemudian para broker kami menangani situasi yang demikian itu?

Harus diakui, tidak ada jawaban yang mudah. Salah satu solusi yang mengemuka adalah memberikan pemahaman bahwa kemitraan itu memiliki spektrum, dari yang sifatnya kontraktual sampai dengan kolaboratif. Jadi pada dasarnya, semua diserahkan kembali kepada para mitra, seperti apa kemitraan tersebut akan dijalankan. Yang jelas, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Namun hal yang terpenting adalah, para mitra dapat melihat apakah bentuk yang dipakai itu pada akhirnya mampu mewujudkan tujuan kemitraan tersebut

Bagaimana dengan Anda?

Tags: