Rabu – Sabtu, 20 – 22 September 2023

Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) telah mendapat mandat untuk menjadi sebuah yayasan donor yang profesional dan mandiri dalam pemberdayaan masyarakat suku Amungme, Kamoro, lima suku kekerabatan dan Papua lainnya secara berkelanjutan.

Dalam tugasnya untuk mengelola sistem pendanaan dengan tim pengelola (pengurus) yang profesional, handal dan akuntabel, YPMAK perlu memiliki alat ukur tingkat keberhasilan penyelenggaraan yang menjadi standar operasional secara prinsip terkait dengan masing-masing tugas dan tanggungjawab dalam mencapai visi dan misi organisasi, yang kemudian menjadi alat pemantauan dan penilaian kinerja, yaitu Area Hasil Utama (Key Result Area) dan Indikator Kinerja Utama (Key Performance Indicator).

Untuk itu maka P-ID kemudian memfasilitasi kegiatan awal guna memulai proses penyusunan hal-hal di atas, berupa kegiatan diskusi pendahuluan dan wawancara mendalam dengan para pembina dan pengurus Yayasan PMAK yang bertujuan :

Kegiatan dimaksud akhirnya berhasil dilaksanakan pada Rabu – Sabtu, 20 – 22 September 2023, bertempat di kantor YPMAK, Jalan Ahmad Yani, Timika – Papua Tengah. Kegiatan diikuti oleh perwakilan P-ID (Kemal Suriawidjaja, Jenik Andreas), serta jajaran pembina dan pengurus YPMAK, antara lain Vebian Magal (Ketua Pengurus/Direktur), Johana Saidui (Sekretaris), Nur Ihfa Karupukaro (Wakil Ketua Pengurus/Wakil Direktur Program dan Monev), Yohan Wambrauw (Wakil Ketua Pengurus / Wakil Direktur Grant Making) dan Ramlon Marbun (Bendahara).

Dalam pertemuan tiga hari tersebut, secara umum hasilnya dapat memenuhi capaian yang ingin didapatkan, yakni

Kiri ke kanan: Kemal Suriawidjaja (P-ID) ,Vebian Magal (Ketua Pengurus / Direktur YPMAK)), Johana Saidui (Sekretaris), Jenik Andreas (P-ID), Nur Ihfa Karupukaro (Wakil Ketua Pengurus/Wakil Direktur Program dan Monev), Yohan Wambrauw (Wakil Ketua Pengurus/Wakil Direktur Grant
Making) dan Ramlon Marbun (bendahara)

Tags: