oleh tim P-ID

Sebagaimana telah diungkapkan sebelumnya, salah satu catatan penting keterlibatan P-ID dalam rangka mendukung pengembangan Universitas Cendrawasih (UNCEN) sebagai centre of excellence dunia akademik di Papua adalah dengan mengembangkan apa yang disebut sebagai dashboard  kemitraan UNCEN. Secara konseptual, dashboard merupakan sebuah platform yang diproyeksikan mampu menyatukan berbagai data dan informasi yang selama ini bertebaran di berbagai tempat, sehingga mampu menjadi sebuah pusat database terpadu yang memudahkan siapa pun yang ingin mengakses data-data perihal Pprogram kemitraan di UNCEN, baik pihak internal mau pun eksternal.  

Suasana diskusi tim P-ID dengan Pudek I Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNCEN, Oscar O. Wambrauw

Dalam perkembangannya, diperlukan sejumlah langkah dan persiapan menuju dashboard yang memenuhi fungsi dan tujuan di atas. Dalam hal ini, Pembantu Dekan I Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNCEN, Oscar O. Wambrauw, telah ditunjuk sebagai penanggungjawab pengembangan dashboard UNCEN.  Dalam pertemuan kedua pada bulan Juli lalu, baik tim P-ID dan UNCEN telah bertemu dan membahas sekitar Information and Communication Technology (ICT) yang telah ada dan dimiliki serta digunakan oleh UNCEN.

Pada pertemuan Juli lalu, diperoleh sejumlah catatan sebagai berikut:

Satu, perlunya dilakukan gap analysis untuk melihat kondisi website UNCEN saat ini dibandingkan dengan kebutuhan di masa depan, baik kebutuhan internal UNCEN maupun kebutuhan pihak eksternal/user.  Beberapa hal yang perlu dianalisa termasuk perlu atau tidaknya website versi dinamis, perlunya website yang responsif, hingga kehadiran sebuah portal yang bisa dibuka secara mobile, dengan aplikasi baik android maupun IOS. Apakah akan ditampilkan hanya dalam Bahasa Indonesia atau juga Bahasa Inggris? Semua mengarah pada perlunya penyesuaian dengan kebutuhan internal dan eksternal.

Dua, setelah mendapatkan hasil gap analysis, dilanjutkan dengan membuat design portal tersebut dan rencana kerja jangka panjang. Rencana kerja ini bukan hanya tentang proses pembangunan dashboard namun juga mencakup kegiatan pemeliharaan dan pengembangan selanjutnya, termasuk bagaimana mempersiapkan para operator dashboard. Dengan demikian, ada upaya keberlanjutan dashboard dan bukan hanya kebutuhan sesaat.

Tiga, perlu ditentukan apa saja informasi yang akan ditampilkan di dashboard. Hal ini berguna untuk menentukan design front-end dari website/portal. Bagian front-end bisa dibangun oleh konsultan/web developer, sementara bagian back-end bisa dikembangkan dan dikelola oleh Tim UNCEN.

Selanjutnya, tim konsultan juga mengusulkan perlunya membuat roadmap untuk pengembangan portal tersebut, mulai versi 1 sampai kelanjutannya, sehingga portal bisa dikembangkan secara efektif, dengan memperhitungkan waktu maupun sumberdaya yang dibutuhkan. Misalnya, versi satu akan diluncurkan pada tahun ini, versi 2 untuk tahun depan, dan seterusnya.

Dalam pertemuan tersebut, ketua tim dashboard UNCEN, Oscar Wambrauw dan tim memutuskan bahwa dalam waktu beberapa minggu kedepan akan membuat rencana kerja pengembangan dashboard UNCEN dengan dibantu oleh P-ID. UNCEN juga merencanakan untuk meluncurkan dashboard ke publik pada bulan Nopember 2021, bertepatan dengan hari ulang tahun UNCEN.

Kehadiran dashboard ini, memang memberi dampak yang luas bagi UNCEN. Menurut Kemal Soeriawidjaja selaku ketua tim P-ID untuk pendampingan UNCEN, adanya  dashboard ini akan dapat meningkatkan ranking UNCEN dalam jajaran perguruan tinggi di Indonesia, karena berbagai bentuk kerjasama eksternal saat ini telah menjadi salah satu parameter dalam pemeringkatan perguruan tinggi di Indonesia. Pada sisi yang lain, hadirnya dashboard ini pun akan membuat para stake holders yang terlibat dalam kemitraan dengan UNCEN juga akan lebih senang karena berbagai perkembangan proses kemitraan itu akan mudah diamati.  

Ibarat menyusun puzzle, maka kepingan-kepingan strategis keberadaan dashboar UNCEN telah ditentukan, disusun dan dikaitkan. Kita akan tunggu bentuk final dashboard ini pada bulan November mendatang. (tip/ks/af).