
Yanti Triwadiantini (founder dan CEO Partnership-ID) kali ini menggugah para pelaku kemitraan untuk kembali memperhitungkan faktor keanekaragaman budaya dalam menjalankan kemitraan. Bermacam latar belakang budaya dari para pelaku kemitraan seringkali menimbulkan berbagai konsekuensinya, yang bisa jadi justru menghambat berjalannya kemitraan itu sendiri. Miskomunikasi adalah contoh yang kerap dijumpai.
Diperlukan keberanian tersendiri dari para broker yang berada diantara para pihak yang bermitra untuk dapat menyingkirkan hambatan tersebut. Hanya saja, Yanti mengingatkan bahwa sekadar mengutamakan keberanian saja tidaklah cukup. Diperlukan pengetahuan yang memadai agar keberanian para broker mengambil inisiatif tersebut, berjalan dengan efektif dan produktif, bukan sebaliknya.
Anda merasa kesulitan melakukannya? Atau bahkan perusahaan Anda terjebak dalam situasi yang cenderung dilematis saat menghadapi pihak-pihak yang menggunakan komunikasi dan pandangan yang berbeda karena latar belakang budayanya? Hubungi kami untuk mendapatkan solusi terbaiknya. Silakan klik simbol WA yang tertera pada halaman muka situs kami ini, atau kontak kami melalui 0812 8457 5050.

